London — Amelia Dimoldenberg Buka Akademi Musim Panas untuk Pemuda London
Amelia Dimoldenberg, kreator Chicken Shop Date yang sukses viral, kembali ke akarnya dengan meluncurkan akademi musim panas gratis bagi pemuda London. Inis
Amelia Dimoldenberg mungkin dikenal sebagai pembawa acara wawancara selebriti yang canggung namun jenaka dalam Chicken Shop Date. Namun, di balik layar, ia adalah sosok yang tak pernah melupakan titik awal perjalanannya. Kini, ia meluncurkan Amelia Dimoldenberg Summer Academy, sebuah program intensif selama sepekan yang dirancang untuk membekali remaja London dengan keterampilan kreatif dan kepercayaan diri.
Awal Mula di Klub Pemuda Croydon
Semua berawal pada 2008, saat Amelia masih remaja dan bergabung dengan klub pemuda di Croydon, London Selatan. Klub itu bukan sekadar tempat nongkrong; ia menjadi laboratorium kreatif pertamanya. Di sanalah ia mulai menulis kolom untuk majalah pemuda lokal, yang kemudian menjadi cikal bakal Chicken Shop Date.
“Tanpa klub pemuda itu, saya tidak akan pernah punya keberanian untuk memulai,” ujar Amelia dalam wawancara eksklusif. “Mereka memberi saya platform untuk bereksperimen dengan komedi dan wawancara, tanpa tekanan komersial.”
Lahirnya Chicken Shop Date
Pada 2014, Amelia mengubah kolom majalahnya menjadi serial web. Konsepnya sederhana: ia mengajak selebriti untuk kencan di restoran ayam goreng lokal, dengan pertanyaan konyol dan awkward silence yang justru menjadi daya tarik. Episode pertama bersama rapper Ghetts ditonton ribuan kali. Perlahan, popularitasnya meroket.
Data penting: hampir 3 juta pengikut di YouTube dan lebih dari 100 juta total penayangan. Tamu-tamunya kini termasuk Jennifer Lawrence, Paul Mescal, dan Billie Eilish. Acara ini bahkan dinobatkan sebagai salah satu talk show paling berpengaruh oleh The New York Times.
Kembali ke Akar: Akademi Musim Panas
Tahun ini, Amelia memutuskan untuk memberi kembali. Melalui Summer Academy yang digelar pada Agustus 2024, ia mengundang 30 remaja berusia 16–19 tahun dari latar belakang kurang mampu di London. Program ini mencakup:
- Lokakarya komedi improvisasi – dipandu komedian profesional.
- Pelatihan wawancara dan produksi video – menggunakan peralatan setara studio TV.
- Sesi mentoring dengan kru Chicken Shop Date – termasuk editor dan penulis naskah.
- Proyek akhir: membuat episode pilot talk show sendiri – yang akan ditayangkan di kanal YouTube Amelia.
“Saya ingin mereka merasakan apa yang saya rasakan dulu: bahwa suara mereka penting,” kata Amelia. “Klub pemuda memberi saya izin untuk menjadi kreatif. Sekarang giliran saya membuka pintu itu.”
Dampak dan Harapan
Academy ini sepenuhnya gratis, termasuk transportasi dan makan siang. Pendanaan berasal dari donasi pribadi Amelia dan sponsor dari merek fesyen lokal. Ia juga menggandeng Youth Club Association untuk menjaring peserta dari wilayah dengan akses terbatas ke seni.
“Kami menerima lebih dari 200 pendaftaran dalam 24 jam pertama,” ungkap Manajer Program, Sarah Jones. “Antusiasme luar biasa. Banyak dari mereka yang mengaku terinspirasi oleh kisah Amelia.”
Amelia berharap inisiatif ini bisa menjadi model bagi kreator lain. “Kita sering lupa bahwa di balik setiap konten viral ada komunitas yang mendukung. Saya hanya meneruskan rantai kebaikan.”
Comments (0)