LOS ANGELES — Netflix Gandeng Kreator Dead to Me Garap All the Rage
Kabar gembira datang bagi para pencinta serial komedi gelap dengan sentuhan drama emosional. Platform *streaming* raksasa, Netflix, secara resmi mengumumka
Kabar gembira datang bagi para pencinta serial komedi gelap dengan sentuhan drama emosional. Platform *streaming* raksasa, Netflix, secara resmi mengumumkan pemesanan serial orisinal terbaru bertajuk "All the Rage". Langkah strategis ini diambil menyusul perpanjangan kontrak kerja sama eksklusif multi-tahun antara Netflix dengan penulis sekaligus produser kenamaan, Liz Feldman.
Feldman tidak bekerja sendirian dalam proyek ini. Ia kembali berkolaborasi dengan mitra kreatif lamanya, Kelly Hutchinson, yang sebelumnya sukses mendampinginya dalam berbagai serial populer. Pengumuman ini menandai babak baru kemitraan produktif mereka yang konsisten menghadirkan tontonan berkualitas tinggi bagi penonton global.
Kronologi dan Perkembangan Proyek All the Rage
Kemitraan antara sineas berbakat ini dengan Netflix telah melewati sejumlah tonggak pencapaian penting sebelum akhirnya proyek terbaru ini disetujui:
- Mei 2019: Serial Dead to Me musim perdana tayang perdana di Netflix dan langsung mencetak kesuksesan kritis serta meraih berbagai nominasi penghargaan bergengsi, termasuk Primetime Emmy Awards.
- November 2022: Musim penutup Dead to Me resmi dirilis, memperkuat reputasi Liz Feldman dan Kelly Hutchinson sebagai duo penulis komedi gelap paling dicari di industri televisi modern.
- Pertengahan 2024: Tim kreatif merampungkan serial komedi kriminal No Good Deed yang kembali mempertemukan Feldman dan Hutchinson dalam satu ruang produksi.
- Awal 2025: Netflix resmi memperpanjang perjanjian kerja sama menyeluruh (overall deal) dengan Liz Feldman sekaligus memberikan lampu hijau produksi untuk All the Rage.
Reuni Tim Kreatif di Balik Serial Sukses
Serial "All the Rage" diposisikan sebagai sajian komedi gelap yang membedah dinamika emosi manusia, kemarahan terpendam, serta relasi sosial yang rumit dengan balutan humor satir yang tajam. Liz Feldman dan Kelly Hutchinson akan bertindak sebagai kreator bersama (co-creators) sekaligus produser eksekutif.
"Kolaborasi kami selalu berakar pada eksplorasi sisi-sisi manusiawi yang paling rapuh dan kacau, namun tetap mampu memancing tawa di saat bersamaan," ungkap perwakilan tim produksi mengenai arah narasi karya-karya Feldman.
Kekuatan narasi komedi gelap Feldman dinilai memiliki daya tarik unik karena selalu mengedepankan beberapa elemen kunci berikut:
- Karakter Perempuan yang Kompleks: Tokoh utama tidak digambarkan sempurna, melainkan penuh konflik batin dan ambiguitas moral.
- Plot Penuh Kejutan: Alur cerita memadukan misteri intens dengan dialog komedi yang mengalir cepat.
- Kedalaman Isu Sosial: Mengangkat topik berat seperti rasa duka, trauma, hingga tekanan sosial modern tanpa terasa menggurui penonton.
Komitmen Netflix Menghadirkan Konten Komedi Orisinal
Keputusan Netflix mempercayakan proyek "All the Rage" mempertegas strategi perusahaan dalam mempertahankan kreator-kreator unggulan papan atas. Melalui perpanjangan kontrak eksklusif ini, Netflix memastikan bahwa ide-ide segar dari Liz Feldman akan tetap menjadi konten eksklusif yang memperkaya katalog tayangan mereka di tengah persaingan platform digital yang kian ketat.
Hingga saat ini, Netflix belum mengumumkan jajaran pemeran resmi maupun tanggal rilis perdana untuk All the Rage. Namun, proses pra-produksi dilaporkan akan segera dimulai dalam waktu dekat, dengan antusiasme tinggi dari para penggemar setia karya-karya Feldman sebelumnya.
Netflix resmi memberi lampu hijau untuk produksi serial dark comedy 'All the Rage' garapan Liz Feldman dan Kelly Hutchinson, kreator di balik kesuksesan serial hit 'Dead to Me'. Baca selengkapnya mengenai proyek terbaru ini melalui tautan berikut!
Comments (0)