Dewan Inggris Hapus Mesin Parkir, Pengemudi Bayar 40 Persen Lebih

LONDON — Pengemudi di Inggris kini harus merogoh kocek lebih dalam hanya untuk memarkir kendaraan. Sejumlah dewan kota (council) di berbagai wilayah Inggri

Dewan Inggris Hapus Mesin Parkir, Pengemudi Bayar 40 Persen Lebih

LONDON — Pengemudi di Inggris kini harus merogoh kocek lebih dalam hanya untuk memarkir kendaraan. Sejumlah dewan kota (council) di berbagai wilayah Inggris beralih dari mesin tiket parkir konvensional ke sistem pembayaran berbasis aplikasi, dan peralihan itu membuat pengguna membayar hingga 40 persen lebih mahal dari tarif yang tertera di papan informasi.

Ironisnya, lonjakan biaya itu sering kali tidak disadari pengemudi. Biaya layanan tambahan dari penyedia aplikasi tidak selalu dicantumkan di papan petunjuk tempat parkir, sehingga pengguna baru mengetahui adanya potongan ekstra saat transaksi diproses di ponsel mereka. Praktik ini meluas seiring makin banyaknya pemerintah daerah yang meninggalkan mesin pay and display.

Mengapa Mesin Tiket Diganti Aplikasi?

Alasan utama di balik peralihan ini adalah efisiensi biaya. Mesin tiket parkir membutuhkan perawatan rutin, pengisian uang tunai, serta perbaikan ketika rusak atau dirusak. Bagi dewan kota yang tengah menekan anggaran, menggantinya dengan aplikasi dianggap jauh lebih murah dan praktis.

Pihak otoritas lokal juga menyebut pembayaran digital mempercepat antrean dan mengurangi kebutuhan uang tunai. Namun, sebagian pengemudi menilai penghematan itu justru dibebankan ke kantong mereka sendiri.

Kronologi Peralihan yang Berlangsung Bertahap

  1. Sejumlah dewan kota di Inggris mulai mengurangi jumlah mesin pay and display untuk memangkas biaya operasional.
  2. Mesin yang rusak tidak lagi diperbaiki, melainkan diarahkan ke pembayaran lewat aplikasi.
  3. Aplikasi menjadi satu-satunya metode pembayaran di banyak lokasi, termasuk sejumlah tempat parkir di London.
  4. Otoritas setempat mendorong pengemudi memakai aplikasi agar tidak mengantre, tanpa menjelaskan rincian biaya layanan.
  5. Pengemudi yang tidak memiliki ponsel pintar, sinyal lemah, atau baterai habis pun tidak punya pilihan lain.

Berapa Besar Biaya Tambahannya?

  • Biaya layanan aplikasi dapat menambah hingga 40 persen dari tarif parkir resmi.
  • Besaran tambahan berbeda-beda tergantung penyedia aplikasi dan kebijakan masing-masing dewan kota.
  • Papan informasi di lokasi parkir sering tidak menyebutkan adanya biaya layanan tersebut.
  • Pengemudi umumnya baru menyadari potongan tambahan ketika menerima konfirmasi transaksi.
  • Pembayaran tunai atau kartu di mesin menjadi makin sulit ditemukan karena mesinnya sudah disingkirkan.
Banyak papan petunjuk di area parkir tidak menyebutkan bahwa pembayaran melalui aplikasi dapat dikenakan biaya layanan tambahan, sehingga pengemudi kerap terkejut saat melihat total tagihan di layar ponsel.

Dampak bagi Pengemudi Sehari-hari

Bagi warga yang rutin memarkir kendaraan di pusat kota, selisih biaya ini menumpuk menjadi pengeluaran signifikan setiap bulan. Seorang pengemudi yang membayar tarif parkir resmi sebesar 1 pound sterling bisa saja harus menyiapkan 1,4 pound sterling setelah biaya layanan dihitung. Dalam jangka panjang, angka itu bukan lagi soal receh.

Masalah lain adalah kesenjangan digital. Pengemudi lanjut usia, pekerja dengan penghasilan rendah yang tidak memiliki paket data, hingga wisatawan asing kerap kesulitan karena aplikasi tertentu hanya menerima kartu atau dompet digital yang berlaku di Inggris. Ketika mesin tiket sudah dihapus, tidak ada jalur alternatif yang tersisa.

Apa yang Bisa Dilakukan Pengemudi?

  • Periksa syarat dan ketentuan aplikasi sebelum menyetujui transaksi, terutama soal biaya layanan.
  • Simpan bukti pembayaran digital untuk membandingkan tarif resmi dengan jumlah yang benar-benar dibayar.
  • Laporkan papan informasi yang tidak mencantumkan biaya tambahan kepada otoritas setempat.
  • Cari tahu apakah masih ada mesin tiket atau pembayaran tunai di lokasi parkir alternatif di sekitar area.
  • Suarakan keluhan melalui lembaga konsumen agar kewajiban transparansi tarif ditegakkan.

Tekanan untuk Transparansi Tarif

Peralihan ke sistem aplikasi memang tampak sebagai langkah modernisasi, tetapi tanpa kejelasan biaya, kebijakan ini justru membebani konsumen secara diam-diam. Para pengamat menilai dewan kota perlu mewajibkan pencantuman seluruh komponen biaya di papan informasi, termasuk potongan layanan aplikasi, agar pengemudi dapat memutuskan dengan sadar.

Selama praktik ini berlanjut, jutaan pengemudi di Inggris akan terus membayar lebih dari yang seharusnya — bukan karena tarif parkir naik, melainkan karena biaya tersembunyi yang hanya muncul di layar ponsel mereka.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
kartika-dewi

Reporter Cybersecurity. Fokus pada keamanan siber, privasi data, dan regulasi digital.

Comments (0)

User