Reaksi Pertama Film "Digger" Tom Cruise Bikin Kritikus Terpecah Belah

Reaksi pertama terhadap film terbaru Tom Cruise berjudul "Digger" akhirnya bocor ke publik setelah proyek garapan sutradara Alejandro González Iñárritu ini

Reaksi Pertama Film "Digger" Tom Cruise Bikin Kritikus Terpecah Belah

Reaksi pertama terhadap film terbaru Tom Cruise berjudul "Digger" akhirnya bocor ke publik setelah proyek garapan sutradara Alejandro González Iñárritu ini diperlihatkan kepada sejumlah kritikus film. Hasilnya? Pendapat yang sangat beragam — mulai dari pujian tinggi hingga kritik keras. Film komedi satir hitam ini nyatanya tidak bisa diterima semua kalangan secara seragam.

"Digger" menandai kembalinya Cruise ke genre drama dewasa setelah lebih dari satu dekade menghabiskan waktu di film-film aksi seperti "Top Gun: Maverick" dan seri "Mission: Impossible". Dalam film ini, Cruise berperan sebagai Digger Rockwell, seorang taipan minyak kaya raya yang harus menyelamatkan dunia ketika salah satu rig minyaknya mengalami kerusakan fatal dan memicu bencana lingkungan global.

Kritikus Puji Akting Tom Cruise

Salah satu poin yang hampir disepakati semua kritikus adalah kualitas akting Tom Cruise. Matt Neglia, pendiri Next Best Picture, menyebutnya sebagai "peran Tom Cruise yang paling dinamis dan menarik dalam bertahun-tahun." Pujian senada datang dari Jim Hemphill dari IndieWire yang mengklaim ini adalah "penampilan terbaik Tom Cruise sejak 'Magnolia'. Bronze."

"Digger tidak hanya menampilkan penampilan terbaik Tom Cruise sejak 'Magnolia,' ini juga salah satu film studio yang paling inventif secara visual, berani secara konseptual, dan tak terduga yang pernah dibuat." — Jim Hemphill, IndieWire

Tidak hanya Cruise, Riz Ahmed yang berperan sebagai Ganesh, seorang asisten presiden sekaligus ilmuwan, juga mendapat pujian tinggi dari berbagai pihak. John Goodman sebagai Presiden Kerthampson juga disebut memberikan kinerja yang luar biasa.

Sebagian Kritikus Sebut Film "Membingungkan" dan "Tidak Nyaman"

Di sisi lain, sejumlah kritikus merasa film ini memiliki masalah serius dalam narasi. Joey Magidson dari Awards Radar menyebut "Digger" sebagai "kacau" dan mengklaim bahwa "tidak banyak yang berhasil dari film ini." Edward Douglas bahkan memprediksi bahwa film ini akan mendapatkan CinemaScore yang buruk dari penonton.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa Digger sangat bagus, meskipun saya bisa melihat arah yang ingin dicapai Iñárritu dan Cruise. Ada pengungkapan besar di akhir yang hampir membenarkan kekacauan ini, tetapi ini akan menjadi film yang sulit untuk direview." — Edward Douglas, kritikus film

Mike Ryan dari outlet media hiburan juga menyebut film ini "tidak nyaman" untuk ditonton, sementara Hoai-Tran Bui mengungkapkan hal yang cukup beragam: "Ada hal-hal yang saya sukai dan hal-hal yang saya temukan sangat menyebalkan."

Iñárritu dan Cruise Ambil Risiko Besar

Produksi film ini dilaporkan menghabiskan budget sebesar $125 juta, dengan proses syuting selama enam bulan di Pinewood Studios, Inggris. Syuting sempat terhenti dua hari pada Maret 2025 karena cedera pinggul yang dialami John Goodman. Iñárritu sendiri menggambarkan "Digger" sebagai komedi dengan proporsi "katastropik" — sebuah komedi satir yang menguji batas-batas absurditas.

Perubahan fisik Tom Cruise juga menjadi perbincangan hangat. Cruise mengenakan makeup tebal dan prostetik yang awalnya membutuhkan waktu enam jam untuk diaplikasikan. Namun, aktor veteran tersebut berhasil menekan waktu tersebut menjadi hanya satu jam melalui latihan intensif bersama tim makeup.

Antisipasi Awards Season

Reaksi kritis yang terpecah belah ini menimbulkan pertanyaan besar tentang peluang "Digger" di ajang penghargaan musim depan. Anne Thompson dari IndieWire menyebutnya sebagai "film seni yang berani dan indah yang tidak akan meraih penonton mainstream, tetapi akan sangat menguntungkan di Academy Awards, terutama untuk kategori teknis dan akting." Namun, Clayton Davis dari Variety memperingatkan bahwa "perpecahan untuk film ini akan sangat lebar."

Film ini dijadwalkan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026 melalui Warner Bros. Pictures dan akan tersedia dalam format IMAX. Dengan pemeran pendukung yang mumpuni termasuk Sandra Hüller, Michael Stuhlbarg, dan Jesse Plemons, "Digger" berpotensi menjadi salah satu film paling kontroversial tahun ini. Pertanyaannya sekarang: apakah penonton umum akan menyambut keberanian artistik Iñárritu dan Cruise, atau justru akan menolak film yang dianggap "tidak bisa dipahami" ini?